Manusia Dan Agama
MANUSIA
Di dalam Al-Qur'an manusia memiliki unsur yang unik. Dalam penyebutannya manusia memiliki beberapa istilah yaitu Basyar dan Insan. Basyar berasal dari kata yang pada mulanya berarti penampakan sesuatu dengan baik dan indah, Basyar menunjuk kepada proses kejadian manusia dengan tahapan -tahapannya sehingga mencapai tahap kedewasaan. Insan berasal dari kata uns yang berarti jinak, harmonis dan tampak, Insan menunjuk kepada manusia dengan seluruh totalitasmya kepada jiwa dan raga yang membedakan satu orang dengan yang lainnya akibat perbedaan fisik, mental dan kecerdasan. Dalam beberapa penyebutan tersebut mereka memiliki arti yang berbeda beda dalam islam, Basyar merujuk kepada jasmaniah sedangkan Insan merujuk kepada aspek batin.
Para ilmuwan juga mengemukakan pendapatnya mengenai makna dari manusia, antara lain:
Sokrates : mendekati manusia sebagai individu.
Plato : melihat manusia dari sudut sosial dan politik.
Sastrapratedja : manusia adalah makhluk
yang historis.
Comte : manusia tidak cukup
apabila hanya dilihat dari sudut fisika, kimia, dan
biologi saja.
Ernest Cassier : manusia tidak dapat didefinisikan
berdasarkan sifat metafisik dan fisiknya, ciri utama manusia terletak pada
karyanya.
AGAMA
Ada beberapa teori yang berkaitan dengan Agama, antara lain :
·
Teori tentang agama
a)
Edward B.Taylor (1823-1917) : Teori
Animisme dan Evolusi Agama
Tiga tahap perkembangan evolusi agama dari animistik, polestik, ke
monoteistik.
b)
JG. Frazer (1854-1941) : Teori Magis
Magis adalah tindakan manusia untuk mencapai suatu maksud dengan melalui kekuatan
gaib-luar biasa yang ada di alam.
c)
Emile Durkhiem (1859--) : Teori Sentimen
Kemasyarakatan
Agama muncul karena adanya getaran jiwa yang berupa rasa cinta terhadap
masyarakatnya. Totem merupakan
benda-benda keramat sebagai lambang suatu masyarakat.
d) Andrew Lang (1844-1912) : Teori 'Ur Monoteisme'
Keyakinan adanya dewa tertinggi yang dipandang sebagai pencipta alam, penjaga ketertiban alam dan kesusilaan.
Agama dalam Terminologi
a) Kekalahan dan penyerahan diri pada pihak yang lebih berkuasa.
b) Ketaatan penghambaan bagi pihak yang lemah kepada pihak yang punya kuasa.
c) Undang-undang hukum pidana, perdata dan peraturan yang berlaku dan ditaati.
d) Peradilan, perhitungan/pertanggung jawaban, pembalasan, vonis dan sebagaiannya.
Dari pengertian tersebut, secara garis besarnya pengertian agama adalah menyerahkan diri, menghambakan diri dari yang lebih lemah (makhluk) kepada yang lebih berkuasa (Tuhan).
· Unsur-unsur agama
Didalam agama memiliki beberapa unsur yaitu;
a) Emosi keagamaan
b) Upacara keagamaan
c) Tempat dan peralatan peribadatan
d) Kelompok penganut
e) Sistem keyakinan
· Fungsi agama
a)
Agama menyajikan dukungan moral dan sarana
emosional, pelipur lara, dan rekonsiliasi disaat menghadapi ketidakpastian dan
frustasi.
b)
Agama menyajiakan sarana hubungan transdental
melalui amal yang menimbulkan rasa damai dan identitas baru.
c)
Agama memberikan standar nilai untuk
mengkaji ulang nilai-nilai.
d)
Agama mengesahkan, memperkuat, dan
menyucikan nilai dan norma masyarakat.
e)
Agama memberikan status/identitas baru
dalam pertumbuhan dan siklus perkembangan individual.
Komentar
Posting Komentar